1.
Jelaskan
Definisi Sistem Informasi Akuntansi menurut buku ?
a. Menurut
Wilkinson dan Cerullo (1995, p.5-6) definisi
Sistem Informasi Akuntansi
merupakan struktur yang menyatu dalam suatu entitas, yang menggunakan sumber
daya fisik dan komponen lain, untuk mengubah data transaksi/akuntansi menjadi
informasi akuntansi yang menjadi kebutuhan akan informasi bagi para pengguna
(users).
b. Menurut
Mulyadi (2001, h.3) definisi Sistem
Informasi Akuntasi ialah “Sistem Akntansi adalah organisasi
formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa untuk
menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen untuk memudahkan
pengelolaan perusahaan.”
c. Menurut
Niswonger, Fess & Warren yang diterjemahkan oleh Ruswinarto, H. (1995, h.248),
definisi
Sistem Informasi Akuntansi ialah “Sistem akuntansi adalah salah satu sarana
bagi manajemen perusahaan untuk mendapatkan informasi yang akan digunakan untuk
mengelola perusahaan dan untuk menyusun laporan keuangan bagi pemilik, kreditor, dan pihak lain yang berkepentingan.”
2. Jelaskan peran Sistem Informasi
Akuntansi dalam rantai nilai (Value Chain) ?
Rantai
nilai organisasi terdiri dari 5 aktivtas utama (primary activities) yang secara
langsung memberikan nilai kepada pelanggannya, yaitu :
a. Inbound
logistics terdiri dari penerimaan, penyimpanan, dan distribusi bahan-bahan
masukan yang digunakan untuk menghasilkan produk dan jasa yang dijualnya.
b. Operasi
(Operations) adalah aktivitas-aktivitas yang mengubah masukan menjadi jasa atau
produk yang sudah jadi. Sebagai contoh aktivitas perakitan didalam sebuah perusahaan
otomotif mengubah bahan mentah menjadi sebuah mobil yang lengkap.
c. Outbound
logistics adalah aktivitas-aktivitas yang melibatkan distribusi produk yang
sudah jadi ke para pelanggan. Sebagai contoh mengirimkan mobil yang sudah jadi
melalui jasa pelavaran ke para dealer mobil.
d. Pemasaran
dan penjualan mengarah pada aktivitas-aktivtas yang berhubungan dengan membantu
para pelanggan untuk membeli jasa atau produk yang dihasilkan organisasi.
Pemasaran Man adalah sebuah contoh kegiatan pemasaran dan penjualan.
e. Pelayanan
(service) memberikan dukungan pelayanan jual kepada para pelanggan. Misalnya pelayanan
perbaikan dan perawatan.
Organisasi
juga melaksanakan berbagai aktivitas pedukung (support activitics) yang
memungkinkan kelima aktivitas utama tersebut dilaksanakan secara efisien dan
efektif. Aktivitas-aktivitas pendukunng tersebut dapat dikelompokan menjadi 4
yaitu :
a. Infrastruktur
perusahaan mengarah pada aktivitas-aktivitas akuntansi, keuangan, hokum, dan
administrasi umum yang penting bagi sebuah organisasi untuk beroperasi. SIA
adalah bagian dari innfrastruktur perusahaan.
b. Sumber
daya manusia melibatkann aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan
perekrutan, pengontrakan, pelatihan, dan pemberian kompesisi dan keuntungan bagi pegawai.
c. Teknologi
merupakan aktivitas yang meningkatkan produk
dan jasa. Sebagai contohnya adalah penelitian dan pembangan, investasi
dalam teknologi informasi yang baru, dan desain produk.
d. Pembelian
(pusrchasing) termasuk seluruh aktivitas yang melibatkan perolehan bahan
mentah, suplai, mesin, dan bangunan yang digunakan untuk melaksanakan
aktivitas-aktivitas utama.
3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan
E-Bisnis/E-Business ?
E-bisnis
adalah suatu kegiatan transaksi atau jual beli
yang dilakukan secara otomatis melalui kegiatan elektronik/internet dan
juga perusahaan dapat berhubungan langsung dengan customer, rekan bisnis
ataupun dengan supliernya. E-bisnis juga bisa berupa iklan dengan mengajak
seseorang untuk membeli produk kita.
4. Jelaskan model-model E-Bisnis/E-Business
?
a. B2B (Business to Business)
merupakan system komunikasi bisnis antar pelaku bisnis atau transaksi secara
elektronik antar perusahaan yang dilakukan secara rutin dan dalam kapasitas
produk yang besar.
Karakteristik B2B :
-
Pertukaran informasi yang dilakukan
antar pembisnis tersebut atas dasar kebutuhan dan kepercayaan.
-
Pertukaran informasi yang dilakukan
dengan format yang sudah di sepakati dan Service system yang digunakan antar
kedua pembisnis juga menggunakan standart
yang sama.
-
Salah satu pelaku bisnis tidak harus
menunggu rekan bisnisnya untuk mengirimkan datanya.
-
Sarana yang digunakannya ialah EDI (Electonic
Data Interchange).
-
Model yang umum digunakan adalah
peer-to-peer dengan model ini antar pelaku bisnis lebih mudah untuk
mendistribusikan informasi yang dimilikinya.
b. B2C (Business to Consumers)
merupakan system komunikasi bisnis antar pelaku bisnis dengan konsumen untuk
memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu.
Karakteristik B2C :
-
Informasi disebarkan secara umum.
-
Pelayanan yang diberikan bersifat umum
sehingga banyak digunakan oleh banyak orang.
-
Pelayanan yag diberikan berdasarkan
permintaan. Konsumen melakukan permintaan maka pelaku usaha harus cepat dan
siap melaksanakan permintaan konsumen tersebut.
-
Pendekatan yang dilakukan adalah Client
Server, dimana konsumen berada pada sisi Client dengan menggunakan Web Browser
untuk mengakses dan pekaku usaha berada pada sisi Server.
c. C2C (Consumers to Consumers)
merupakan system komunikasi dan transaksi bisnis antar konsumen untuk memenuhi
kebutuhan tertentu.
Karakteristik C2C :
-
Pada lingkup konsumen ke konsumen
bersifat khusus karena transaksi yang dilakukan hanya antar konsumen saja,
contohnya seperti lelang barang.
-
Internet dijadikan sebagai sarana tukar
menukar informasi tentang produk, harga, kualitas dan pelayanannya.
-
Konsumen juga membentuk komunitas
pengguna atau penggemar suatu produk, sehingga jika ada ketidak puasan suatu
produk maka akan segera tersebar luas melalui komunitas tersebut.
5.
Jelaskan pengaruh E-Bisnis/E-Business atas proses
bisnis ?
E-business melibatkan pemakaian teknologi komunikasi dan jaringan, dari pada
hanya sebatas dokumen kertas untuk bertukar informasi. EDI (Electronic
Data Interchange) adalah protokol standar untuk secara elektronik
mentransfer informasi antar organisasi serta dalam berbagai proses bisnis. EDI
memungkinkan keluaran (output) informasi suatu sistem secara elektronik
ditransmisikan dan menjadi masukkan bagi sistem lainnya. Dengan mentiadakan
kebutuhan untuk secara maksimal memasukkan kembali data, EDI meningkatkan
tingkat akurasi dan mengurangi biaya melalui penurunan waktu dan pengeluaran
yang berhubungan dengan pengiriman dokumen, proses dokumen, dan penyimpanan
dokumen kertas.
6.
Jelaskan faktor-faktor keberhasilan
E-Bisnis/E-Business ?
Ada
dua faktor penting dalam menetapkan keberhasilan langkah-lagkah untuk masuk
dalam E-bisnis/E-business, yaitu :
-
Factor pertama adalah tingkat kesesuaian
dan dukungan aktitivitas e-bisnis atas strategi keseluruhan perushaan.
-
Factor kedua adalah kemampuan untuk
menjamin bahwa proses e-bisnis memenuhi tiga karakteristik kunci yang
dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun, yaitu : Validasi, Integritas, dan
Privasi.
7. Jelaskan dan sebutkan langkah-langkah
membangun Infrastruktur E-Bisnis/E-Business ?
Penjelasaan
langkah-langkah membangun infrastruktur e-bussines.
Infrastruktur
e-bisnis adalah arsitektur hardware, software, konten dan data yang
digunakan untuk memberikan layanan e-bisnis untuk karyawan, pelanggan dan
mitra dan insfrastucture e-bisnis yang memadai merupakan hal
yang sangat penting untuk semua perusahaan yang mengadopsi e-bisnis
karena hal tersebut mempengaruhi kualitas pelayanan langsung yang dialami oleh
pengguna sistem dalam hal kecepatan dan responsibilitas. Sebuah keputusan utama
dengan mengelola elemen infrastruktur yang berada dalam perusahaan dan dikelola
secara eksternal sebagai pihak ketiga yang dikelola oleh sebuah aplikasi,
server data, dan jaringan. Hal ini juga penting untuk menjadi fleksibel dengan
mempertimbangkan teknologi baru untuk mendukung perubahan yang diperlukan oleh
bisnis untuk bersaing secara efektif
-
Layer I (E-Business
services- application layer).
Aplikasi bisnis infrastruktur:
Aplikasi yang menyediakan akses ke layanan dan informasi didalam
dan luar organisasi.
Aplikasi yang menyediakan akses ke layanan dan informasi di
dalam dan di luar organisasi.
-
Layer II (System
software).
a.
Kunci dari keputusan manajemen adalah standarisasi seluruh
organisasi mengarah untuk mengurangi perulangan angka pada kontak yang
berfungsi sebagai dukungan (support) dan pemeliharaan mengurangi harga
pembelian melalui lisensi multi-user lisensi.
b.
Sistem perangkat lunak (software) yang dapat digunakan untuk
client server dan jaringan
·
Klien: browser yang membakukan standarisasi plug-in dan sistem
perangkat lunak.
·
Server: standarisasi web-server.
·
Jaringan: jaringan perangkat lunak harus ditentukan.
-
Layer III (Transport/
network layer).
a.
Keputusan pada jaringan akan didasarkan pada jaringan internal
perusahaan.e-business yang akan menjadi intranet Untuk jaringan eksternal yang
akan menjadi extranet atau VPN, atau link ke public Internet.
b.
Keputusan utama manajemen apakah internal atau manajemen
jaringan eksternal yang akan dilakukan oleh perusahaan atau diserahkan kepada
pihak ketiga.
c.
Standarisasi hardware.
-
Layer IV
(Storage/Physical Layer).
a.
Penyimpanan dapat dikelola secara internal maupun eksternal.
b.
Misal intranet dan extranet umumnya dikelola internal,
c.
Sementara penyimpanan pada internet seperti website perusahaan
pada umumnya dikelola secara eksternal atau dikelola oleh penyedia layanan
aplikasi.
-
Layer V (Content/Data
Layer)
Konten web untuk intranet, extranet dan situs internet, data
pelanggan, data transaksi, data clickstream.
REFERENSI
http://darmansyah.weblog.esaunggul.ac.id/2013/01/15/pengaruh-pengaruh-e-business-atas-proses-bisnis/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar